Kenali Kelemahan Usaha Tanaman Hias Sebelum Mulai Berbisnis

Kelemahan Usaha Tanaman Hias – Budidaya tanaman hias bisa menjadi sebuah usaha yang menjanjikan. Tanaman hias murah untuk dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomis yang lumayan, bahkan beberapa varietas harganya bisa mencapai ratusan hingga jutaan rupiah.

Seperti halnya bisnis lain ada beberapa kelemahan usaha tanaman hias. Penasaran apa saja? Cuss simak artikel ini sampai habis.

Kelemahan Usaha Tanaman Hias

Setiap usaha pasti memiliki kelemahan dan kelebihan. Pagi para petani yang ulet dan mau bekerja keras tentu kelemahan buka menjadi alasan untuk tidak berkembang. Supaya bisa mengatasi kelemahan usaha tanaman hias kamu wajib tau info dibawa ini.

1. Harus Rajin Merawat Tanaman

Tanaman hias dikenal memiliki perawatan yang cukup riwil. Diantaranya harus menyiram tanaman dengan air tepat waktu entak itu siang sore dan harus dilakukan secara berlanjut. Setiap tanaman memiliki perbedaan dalam hal perawatan tidak bisa disamakan.

Ada yang harus disiram tiap hari ada juga yang 2 – 3 hari sekali. Kadang kala kamu juga perlu mengganti tanah, mengganti pot yang lebih besar, memangkas daun dan ranting, menambahkan pupuk, serta menjaga tanaman dari serangan hama.

2.  Sulit Ditinggalkan

Tanaman hias tidak bisa ditinggal dalam waktu yang lama, jadi jika ingin bepergian jarak jauh harus meminta tolong kepada orang lain untuk menjaga dan merawat tanaman hias kamu. Tanaman yang kurang mendapat asupan air bisa menjadi kayu kering dan mati.

Namun, hal ini bisa diantisipasi jika menggunakan pipa air otomatis yang akan menyemprotkan air sesuai dengan waktu yang sudah di setting. Cara ini memang lebih efektif dan murah dibanding harus membayar orang lain.

3. Rentan Terhadap Perubahan Cuaca Ekstrim

Tanaman hias sulit bertahan pada kondisi yang tidak stabil. Ada beberapa tanaman yang tahan panas matahari ada juga yang tidak. Ada pula yang tahan terhadap hujan ada pula yang tidak.

Ketika musim hujan tiba harus cepat-cepat memasukkan tanaman ke dalam tempat yang aman, saat musim kemarau juga harus sering menyiram tanaman dan diletakkan ditempat yang teduh.

Anggap saja seperti tanaman kaktus, tanaman yang berasal dari gurun ini tahan terhadap cuaca panas dan mampu hidup walau tidak disiram beberapa hari namun jika terus terkena air terutama saat musim hujan batang dan akar kaktus bisa membusuk dan mati.

Contoh lain adalah tanaman Aglaonema. Jika diletakkan di bawah sinar matahari langsung tanaman bisa layu karena kekurangan cairan, kering, warna daun menjadi pudar, dan mati.

4. Butuh Waktu untuk Menumbuhkannya

Kenali Kelemahan Usaha Tanaman Hias Sebelum Mulai Berbisnis

Budidaya tanaman hias membutuhkan waktu yang lumayan lama dari tunas hingga siap dijual. Hal ini disebabkan ada kriteria tertentu soal tanaman hias. Seperti ukuran, usia, jumlah daun, berbunga, berbuah, dan sebagainya.

Masing-masing dari jenisnya memiliki masa waktu panen yang berbeda. Paling cepat 3 tahun dan paling lama tidak terhingga. Bentuk tanaman juga mempengaruhi harga jual semakin cantik segar sehat dan subur semakin mahal pula harga jualnya.

5. Persaingan Ketat

Bukan rahasia lagi jika bisnis tanaman hias sudah banyak dijalankan oleh orang lain. Hal ini justru menjadi kelemahan usaha tanaman hias yang cukup menguras otak. Jika kalah dalam hal persaingan bukan sesuatu yang mustahil bisnis kamu bisa gulung tikar.

Biasanya kios tanaman hias berjejer dalam satu baris atau saling berhadapan di 1 titik. Oleh sebab itu terapkan strategi pemasaran dan promosi untuk menarik minat pelanggan. Bisa dari desain kios yang unik, memajang tanaman yang sedang tren di depan kios, membuat promosi di medsos dan lain sebagainya.

6. Biaya Sewa Lahan Mahal

Mengapa sewa lahan untuk kios tanaman hias mahal? Sebab biasanya penjual tanam hias berkumpul di satu titik. Sebagai pembeli pun pasti lebih memilih tempat yang banyak kiss nya dari pada hanya satu karena lebih leluasa memilih. Selain itu kios tanaman hias umumnya berada di pusat keramaian seperti pasar dan objek wisata.

7. Rawan Pencuri

Bukan cuma motor dan perhiasan saja yang bisa dicuri, nyatanya ada beberapa manusia yang hobi mencuri tanaman hias terlebih yang sedang tren dan mahal.

Sebagai pemilik kamu harus lebih berhati-hati saat meletakkan tanaman kamu dan harus diberikan pengaman ekstra terutama saat kios dalam keadaan kosong karena ditinggal untuk istirahat atau keluar serta saat malam hari.

Akhir Kata

Kelemahan usaha tanaman hias bukan menjadi alasan untuk malas-malasan. Jadikan kelemahan ini sebagai motivasi untuk berkembang dan melangkah maju. Informasi ini kami peroleh dari https://wongcerdas.com yang banyak membahas seputar bisnis dari berbagai sektor. Semoga artikel ini bermanfaat ya sobat!

Guest post dari : Reskia Eka sari

Tinggalkan komentar